Malam telah tiba dengan tetes
suara air
Menampik di atas atap
Tertahan di sela-sela bata
Tersibak dari dedaunan
Pagi kan datang mungkin dengan
tetes air
Yang lebih sendu atau lebih
merdu
Merayu setiap telinga yang
tertidur
Membangunkan setiap mata yang
terpejam
Lebih baik begini
Lelap dalam dekap
Hangat dalam sengat
Sejuk dalam peluk
Lebih baik begini
Embun tak berarti
Terang tak dinanti
Matahari tak boleh berseri
Di lelap ini, ku gambarkan suatu
lukisan
Terdapat keteduhan di wajah
tokohnya
Tersenyum sipu ditatap langit
Namun mata tak mungkin lupa
Tentang malam-malam kemarin
Dimana sesal dan kesal bercampur
Lalu derita dan duka bermunculan
Sudah kubilang,
Lebih baik begini
Lelap dalam dekap
Hangat dalam sengat
Sejuk dalam peluk
Dan lebih baik begini
Selamanya


No comments:
Post a Comment