Sunday, December 6, 2015

Cantikku

Cantik
Dengar suara 
Yang berlomba meraba-raba
Katanya,
"Sentuhan sunyi tatapan mata
Mengusik hati yang sedang lara"

Cantik
Kalau nanti ku telah dewasa
Jemput aku dengan wibawa 
Yang sering kau sebut di sela-sela kata

Cantik
Bahagia dan kesenduan menjadi satu
Membumi bersama dalam dekapan rindu
Ah, wajahmu mengingatkanku
Akan melodi cinta yang merdu

Cantikku, 
Sambutlah aku di gerbangmu
Dengan asa yang menari-nari 
Di hati yang telah lama berdebu
Karena ditinggal sang peri

Cantikku,
Apakah kau terima persembahan ini? 
Apakah kau rela kudatangi?
Kuketuk pintunya
Kusinggahi tiap ruangnya
Lalu tinggalkan bekas
Yang bisa kau ingat dan biarkan lama disana
Atau cepat-cepat kau bersihkan

No comments:

Post a Comment