Katanya kehidupan ini teka
– teki
Tak ada yang tahu apa yang
akan terjadi
Semuanya acak, tak
tersusun rapi
Semuanya dibalut indah
dengan kain misteri
Membuat manusia menerka –
nerka, menebak – nebak, mencari – cari
Tapi, katanya kehidupan
ini sudah direncanakan
Tertulis rapi di setiap bait
catatan kehidupan
Lalu, untuk apa
dipikirkan?
Untuk apa terus bertanya
kapan?
Bukankah percaya sudah
cukup menjadi alasan?
Alasan untuk tak meragukan
masa depan
Kadang, manusia sibuk
bertanya – Tanya
Begitupun aku, kamu, dia,
dan mereka
Bertanya tentang setiap
hal yang berbeda dari keinginannya
Padahal kita tak tahu apa
– apa
Sang Pemilik Kehidupan lah
yang mengetahui segalanya
Lagi – lagi, percaya
Cukup, percaya
Pada - Nya
No comments:
Post a Comment