Sunday, November 22, 2015

Dia

Layang-layang diterbangkan
Dan saat itulah kulihat senyumanmu
Senja datang malu-malu
Dan saat itulah kulihat tingkahmu
Burung gereja bersahutan 
Dan saat itulah kurasa bicaramu

Lalu malam disapa samar kilauan cahaya
Dan jaket jeans bergoyang tersapu angin
Sedang kepulan asap perlahan keluar dari mulutmu
Saat itulah kulihat betapa tak sempurnanya dirimu
Tapi entah, buahnya terlanjur ranum, bunganya terlanjur mekar, batangnya terlanjur tumbuh
Kurasa cinta terlanjur hadir dalam dekapan mesra sapaanmu

No comments:

Post a Comment