Aku
ingat sekali hari itu
Kau
membenamkan bias cahaya terang ke kalbuku
Menahan
keresahan yang sudah lahir dari saat kau menyapaku
Hari
itu, lembar itu pun terbuka
Dimana
pena merah muda lebih sering menari
Walau
pena hitam dan abu-abu menyenggolnya tiap kali
Hari
itu, aku menamaimu berlian
Karena
kilaumu membuatku kagum dan bergumam
Namun
sulit untuk kugenggam
Hingga
hanya diam terpaku yang bisa kulakukan
Desahan
angin meliuk-liuk di hari-hariku berikutnya
Membisikkan
berbagai kata yang tak juga kupaham maknanya
Kadang
kau tunjukkan aku artinya
Tapi
tak jarang kau tinggalkan ku terpana
Hari
itu adalah Jumat siang
Kau
berada di dunia yang maya bersamaku
Kau
memulai cakap denganku
Lalu
cinta perlahan muncul disela waktuku
Tapi
entah, apakah muncul juga pada dirimu?
Dinda Ramayulis
Widiiiiiih :9
ReplyDelete