Wednesday, August 19, 2015

Lupakan Aku


Semalam aku terbayang deruan nafasmu
Mataku membelalak seakan melihat setan
Kamu berdiri disana berhias senyum juga wangi penantian
Kamu tak juga kunjung lelah menunggukku yang telah lama lelap dalam mimpi indahku bersama yang lain
Aku tahu kamu telah kepanasan
Karena bara api membakar jiwamu yang redup karena cinta
Lupakanlah tentang cinta
Itu hanya khayalan semata
Itu hanya salah satu hal yang fana
Kau adalah dirimu dengan nyatanya rupamu
Rasamu hanya pemanis dikala sendu menodai rupa bibirmu
Kini, hapuslah lukisan diriku di atas kanvas berdebumu
Jadikan aku campuran sisa pewarna dan air bening di cangkir itu
Biarkanku mencair bersama masa itu
Saat kita bersama dan menganggap cinta itu nyata
Padahal hakikatnya cinta itu cuma angan-angan kita semata

Dinda Ramayulis

No comments:

Post a Comment