Kali
saja kau kan bertanya, kemana diriku pun sedang apa ku disana
Walau
mungkin memang hanya khayalan bagiku tuk mendapat secuil perhatian darimu
Kini, kau tengah asik menatap taman penuh bunga yang baunya harum sepanjang masa
Bukan
aku yang malah dipenuhi daun yang menguning lalu mengering seiring bertambahnya
waktu
Aku
tak berkedip saat memandangmu sumringah menatap taman itu
Kau nampak menemukan
kebahagiaanmu sedangkan aku akan pecah-pecah saat detik waktu berlalu
Kau
telah lupa tentang kita
Kau
telah lupa jalinan asmara yang kini berhasil merobek hati kita
Kau
telah lupa bahagiamu dulu berada di tanganku dan kesakitanmu malah ada di taman
itu, tempat bunga yang dulu pernah melewati masa saat dirinya menguning dan mengering
seiring zaman
Seperti
diriku kini
No comments:
Post a Comment